Rabu, 04 Januari 2012

Kisi-kisi Teori Kejuruan TSM 2010-2011


DOKUMEN NEGARA
 
 

UJIAN NASIONAL
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
KISI-KISI SOAL TEORI KEJURUAN
Satuan Pendidikan                  :           Sekolah Menengah Kejuruan
Kompetensi Keahlian  :           Teknik Otomotif Sepeda Motor
Kode                                       :           1316
Alokasi Waktu                        :           120 menit

No.
Standar Kompetensi Lulusan
Indikator
1
Menjelaskan konsep motor bakar
Menjelaskan pengertian motor bakar
Mengidentifikasi unsur prasyarat terjadinya pembakaran di dalam silinder
2
Menjelaskan konsep kompresor
Mengidentifikasi komponen kompresor
3
Menjelaskan standar menggambar teknik
Menginterpretasikan gambar proyeksi 2D terhadap gambar perspektif
4
Menjelaskan simbol-simbol kelistrikan
Mengidentifikasi simbol-simbol kelistrikan
Menjelaskan fungsi dan cara kerja komponen kelistrikan
5
Membaca wiring diagram
Mengidentifikasi warna kabel
6
Menggunakan peralatan dan perlengkapan perbaikan
Memilih peralatan dan perlengkapan perbaikan jenis SST
Mengidentfikasi penggunaan peralatan perbaikan
7
Menggunakan alat-alat ukur mekanik
Mengidentifikasi jenis alat ukur mekanik
Mengukur berbagai kontruksi dengan alat ukur mekanik
Mengidentifikasi hasil pengukuran alat ukur mekanik
Mengidentifikasi hasil pengukuran alat ukur mekanik jenis analog
8
Menggunakan alat-alat ukur pneumatik
Mengidentifikasi jenis alat ukur pneumatik
9
Menggunakan alat-alat ukur elektrik/elektronik
Mengidentifikasi hasil pengukuran alat ukur elektrik/elektronik
10
Melaksanakan prosedur K3
Menjelaskan keselamatan kerja di bengkel
11
Merawat baterai
Mengidentifikasi bagian-bagian batere cara perawatan baterei
12
Memperbaiki gangguan sistem pendingin
Mengidentifikasi komponen sistem pendingin
13
Mengidentifikasi komponen sistem bahan bakar bensin
Menjelaskan fungsi komponen-komponen karburator
14
Mendiagnosis gangguan pada sistem bahan bakar bensin
Menjelaskan prinsip kerja sistem bahan bakar bensin
14
Memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin
Mendeskripsikan cara memperbaiki gangguan sistem bahan bakar bensin
15
Memeriksa komponen engine
Mengidentifikasi komponen engine
Menjelaskan fungsi komponen engine
Menjelaskan perbaikan komponen engine
16
Melakukan perawatan engine
Menjelaskan fungsi dan penggunaan sistem pelumasan
17
Mendiagnosis gangguan pada sistem kopling manual berikut komponen sistem pengoperasiannya
Menjelaskan prinsip kerja kopling manual
Menjelaskan cara  menyetel kerja kopling
18
Memperbaiki gangguan sistem transmisi manual.
Mengidentifikasi komponen transmisi manual
19
Memperbaiki sistem rem
Mengidentifikasi komponen sistem rem penggerak mekanik
Menjelaskan perbaikan rem hidrolik
Mengidentifikasi komponen sistem rem penggerak hidrolik
Menjelaskan perbaikan rem hidrolik
20
Mendiagnosis gangguan pada roda dan sistem penggerak rantai
Mengidentifikasi konstruksi dan cara pemeliharaan rantai
Mengidentifikasi konstruksi dan pemeliharaan ban
21
Mengindentifikasi komponen sistem starter
Mengidentifikasi komponen sistem starter
22
Mengindentifikasi komponen sistem pengisian
Mengidentifikasi komponen sistem pengisian
Menjelaskan fungsi sistem pengisian
23
Mengindentifikasi komponen sistem pengapian
Mengidentifikasi komponen sistem pengapian
24
Mendiagnosis gangguan pada sistem pengapian
Mengidentifikasi fungsi komponen sistem pengapian CDI
Menentukan gangguan pada komponen sistem pengapian

Kamis, 02 Juni 2011

SELAMAT BERJUANG

SELAMAT BERJUANG BUAT SISWA SISWI SMKN 3 TANJUNG SELOR YANG AKAN MENGHADAPI ULANGAN SEMESTER GENAP ( USG )/  UJIAN AKHIR SEMESTER ( UAS ) YG AKAN DI LAKSANAKAN PADA TGL 03 JUNI S.d. 11 JUNI 2011...SEMOGA SUKSES DAN NAIK KELAS SEMUANYA..

nirvana's: PENERIMAAN SISWA BARU SMK NEGERI 3 TANJUNG SELOR 2...

nirvana's: PENERIMAAN SISWA BARU SMK NEGERI 3 TANJUNG SELOR 2...: "MASA PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PEMBELAJARAN 2011/ 2012 SMK NEGERI 3 TANJUNG SELOR PROGRAM KEAHLIAN : -TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN RIN..."

PENERIMAAN SISWA BARU SMK NEGERI 3 TANJUNG SELOR 2011/2012



MASA PENERIMAAN SISWA BARU TAHUN PEMBELAJARAN 2011/ 2012
SMK NEGERI 3 TANJUNG SELOR

PROGRAM KEAHLIAN :

-TEKNIK OTOMOTIF KENDARAAN RINGAN ( TKR )
-TEKNIK OTOMOTIF SEPEDA MOTOR ( TSM )
-TEKNIK GAMBAR BANGUNAN ( TGB )
-TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK ( TITL),

WAKTU PENDAFTARAN : 06 JUNI S.d. 20 JUNI 2011
PUKUL : 08.00 Wita S.d. 12.00 Wita
TES TERTULIS : 21 JUNI 2011
SYARAT- SYARAT PENDAFTARAN
A. LULUSAN SMP/ MTs SEDERAJAT
B. FOTO COPY IJASAH YANG TELAH DI LEGALISIR
C. MENYERAHKAN SKHU ASLI DAN FOTO COPY YANG TELAH DILEGALISIR ( 2 LEMBAR )
D. PAS PHOTO 2 X 3 ( 2LBR ), 3X4 ( 4 LBR )
E. RAPORT ASLI
F. BERSERAGAM SEKOLAH
G. SEHAT JASMANI DAN ROHANI

INFO HUBUNGI : 0813 5049 2547 ( IBNU WISTORO, ST ),
                               0813 3001 2450 ( MOH. ULUR ROSYAD SN, S.Pd )

ALAMAT : JL. POROS TANAH KUNING KM 09 TANJUNG SELOR.

Sabtu, 19 Maret 2011

SEJARAH SINGKAT KERAJAAN BULUNGAN

Kabupaten Bulungan pada zaman dahulu adalah sebuah wilayah kesultanan, dimana kesultanan Bulungan atau Bulongan adalah kesultanan yang pernah menguasai wilayah pesisir Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, dan Kota Tarakan sekarang. Kesultanan Bulungan berkedudukan di desa Tanjung Palas. Kesultanan ini berdiri pada tahun 1731, dengan raja pertama bernama Wira Amir gelar Amiril Mukminin (1731–1777), dan Raja Kesultanan Bulungan yang terakhir atau ke-13 adalah Datuk Tiras gelar Sultan Maulana Muhammad Djalalluddin (1931-1958). ( sumber dari Buku Kebudayaan Kalimantan Timur )

Kamis, 17 Maret 2011

CATATAN PERJALANAN : PENDAKIAN CARSTENSZ PYRAMIDE

Mendaki Carstensz Pyramide

Rangkum dari pengalaman-pengalaman dan catatan perjalanan pendaki-pendaki yang pernah ke CARSTENSZ

Lokasi
:
Irian Jaya
Menuju Lokasi
:
Bagi pendaki gunung, mendaki jajaran pegunungan Jayawijaya dan Sudirman (Carstensz Pyramide), Irian Jaya, adalah impian. Betapa tidak, pada salah satu puncak pegunungan itu (Sudirman) terdapat titik tertinggi di Indonesia. Carstensz Pyramide (4.884 mdpl) menyimpan banyak keunikan dan tantangan. Bukan hanya karena puncaknya diselimuti salju tropis tetapi termasuk dalam deretan 7 (tujuh) puncak benua.

Jangan heran bila pendaki-pendaki papan atas kelas dunia berlomba untuk mendaki puncak tertinggi di Australasia ini. Tak kurang dari Heinrich Harrer si pendaki yang hidupnya diperankan Brad Pitt dalam Seven Years In Tibet menjadi orang pertama yang mendaki Carstensz Pyramid. Kemudian Reinhold Messner pendaki pertama yang mencapai 14 puncak di atas 8.000 meter.
Pat Morrow yang mencanangkan Carstensz Pyramid sebagai satu dari tujuh puncak di tujuh benua bumi ini. Irian itu bagian dari benua Australasia katanya. Ini mengakibat pendaki-pendaki kelas dunia berbondong-bondong mengikuti jejaknya di antaranya pendaki wanita pertama Everest Junko Tabei pernah menjamah puncak ini.
Sayang, liatnya prosedur izin yang harus dimiliki, membuat banyak pendaki harus mengurungkan niatnya untuk berekspedisi. Apalagi wilayah pegunungan tengah Irian Jaya sempat tertutup untuk pendakian sejak kasus penculikan di Mapenduma 1995 – 1996.

Izin Mendaki yang Rumit
Di kalangan pendaki gunung di Indonesia ada satir tentang pendakian gunung di Irian Jaya. ”Lebih sulit mengurus izinnya daripada mendaki gunungnya,” keluh mereka. Izin pendakian gunung – utamanya ke Carstensz Pyramide – di Irian Jaya memang rumit dan tidak jelas. Tidak ada selembar surat izin yang sah seperti misalnya pendakian di Nepal di mana pendaki diberikan semacam paspor selembar lengkap dengan foto dan keterangan izin mendaki puncak ketinggian berapa di daerah mana.
Di Nepal ketika berhasil dan bisa menyerahkan bukti pun Departemen Pariwisata yang menangani izin ini mengeluarkan surat keterangan kesuksesan pendaki. Ketidakjelasan ini – hal yang biasa terjadi selama Orde Baru – selama bertahun-tahun bertahan dengan alasan klasik, keamanan.
Galih Donikara, seorang senior Wanadri menyebutkan untuk mendaki gunung ini harus memiliki rekomendasi dari kantor Menpora, Kapolri, BIA – intelejen Indonesia, Menhutbun/PKA, PT Freeport Indonesia (PTFI).
Kalau mau lewat Tembagapura ditambah dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI). Itu semua harus diurus di Jakarta. Lalu di Jayapura, rekomendasi dari Bakorstranasda dan Kapolda harus dikantongi. Di Timika, rekomendasi EPO dan izin PTFI untuk fasilitas lintasan.
”Terakhir di Tembagapura, koordinasi dengan Emergency Response Group (ERG) untuk penanganan Emergency Procedur dan aparat Satgaspam untuk masalah keamanan lintasan,” jelas pendaki gunung yang sempat tergabung dalam ekspedisi Indonesia – Everest ’97 ini. Galih mencapai puncak Carstensz Pyramid bersama tim Cina pada awal tahun Millenium ini. Bersama beberapa pendaki sipil dan militer, mereka menggunakan rute Timika lewat Tembagapura untuk mencapai kemah induk.
Jika lewat Nabire, surat dari Bakorstranasda dan Polda Irian Jaya harus dilaporkan ke Polres Paniai dan Kodim Nabire, yang keduanya ada di kota Nabire. Lalu terakhir di Ilaga, semua surat rekomendasi diberikan ke Tripika setempat (Ilaga) yaitu Polsek, Koramil dan Camat.
Tapi tunggu dulu, ketiga pimpinan tersebut akan memutuskan bisa atau tidaknya pendaki meneruskan ekspedisi. Semuanya tergantung dengan situasi keamanan pada saat itu. Bila sedang tidak ada bahaya yang dapat mengancam keselamatan pendaki seperti perang suku, maka pendaki boleh segera mulai. Nah itulah daftar panjang surat rekomendasi untuk mendaki atap Indonesia itu. Rumit dan repot.

Bambang Hertadi Mas, petualang dan pesepeda jarak jauh kawakan, sempat mengurungkan niatnya untuk berekspedisi ke puncak Carstensz Pyramide, gara-gara sulitnya mengurus izin pendakian itu. Paimo, panggilan akrab Bambang, lebih memilih memanjat Gunung Kilimanjaro, di benua Afrika untuk ekspedisi tahun 1987. ”Mending sekalian ke luar (negeri), toh ongkos dan susahnya proses perizinan relatif tidak jauh berbeda,” begitu komentar Paimo waktu itu.
Sebagian besar pemandu gunung, pendaki profesional sampai kelas amatiran, harus menelan kekecewaan. Padahal menurut mereka, banyak sekali turis-turis mancanegara yang ingin menggapai salju putih di kawasan tropis. Kegamangan masalah politik bumi Cendrawasih ini juga mengganggu upaya untuk menjadikan Carstensz Pyramid dan pegunungan Sudirman sebagai tujuan wisata yang bisa jadi andalan Papua. Bagi sebagian orang, Carstensz merupakan sumber rezeki tersendiri dan punya nilai jual yang tinggi.
Kelangkaan informasi tentang kedua pegunungan itu juga menjadikan minat terhadap pendakian gunung di Irian Jaya – utamanya Carstensz Pyramide – harus surut di tengah jalan. Kecuali, bagi para pendaki yang cukup dana dan pengalaman. Tak banyak buku-buku ”keluaran” negeri sendiri yang benar-benar menceritakan nikmatnya bertualang menggapai atap Indonesia itu. Paling-paling hanyalah beberapa bentuk tulisan hasil ekspedisi ke sana. Akhirnya, pendaki-pendaki lokal harus pontang-panting mencari informasi ke beberapa perkumpulan pencinta alam ternama dan berpengalaman di negeri ini. Tapi itu mungkin tidak seberapa rumit jika dibandingkan dengan mengurus perizinannya. Sampai kapan?  Hanya kalian yang bias menjawabnya teman-teman.